Sejarah/ Perkembangan ekonomi tanah

11 Februari 2009 pukul 7:16 PM | Ditulis dalam Ekonomi Tanah | 1 Komentar
Tag: , , , , , , ,

Di masa abad pertengahan, agrukultur (pertanian) memegang peranan yang penting dalam perekonomian.Hal ini dipengaruhi oleh timbulnya sektor komersial dan filosofi dari merkantilisme.Merkantilisme berkembang sebagai suatu filosofi ekonomi dan dipraktekkan di Eropa dari abad 15 sampai 17.Sesuai dengan pandagan diatas, jika sebuah negara hendak maju maka negara itu harus melakukan perdagangan dengan negara lain.Surplus perdagangan berupa emas dan perak yang diterima merupakan sumber kekayaan negara.Dalam masa ini sistem ekonomi masih didominasi oleh feodalisme dan sistem gilda, dimana tanah sebagai elemen yang penting dalam sistem feodal.Tanah tidak hanya sumber yang penting untuk kesejahteraan misalnya untuk memberi makan pertumbuhan populasi dan sebagai sumber logam berharga, tetapi juga mempunyai ikatan dalam hubungan secara sosial ekonomi dalam masyarakat yang dicerminkan dengan adanya tuan tanah dan pekerja.Pertanian yang merupakan kunci utama dalam ekonomi yang ditandai dengan melimpahnya hasil-hasil alam dianggap sebagai sektor yang produktif.

Ekonomi klasik yang berkembang mulai pada saat revolusi industri dimana pada saat itu adalah mulai munculnya kelas industrialis dan mulai turunnya peranan pemilik tanah.Pemikiran utama ekonom klasik adalah mekanisme pasar bebas, teori nilai, teori pembagian kerja, teori akumulasi kapital dan teori sewa tanah.Banyak konsep-konsep fundamental dan prinsip-prinsip ekonomi klasik berasal dari Adam Smith dengan bukunya “Inquiry into the nature and causes of the Wealth of Nations (1776)”.Menurut pendapat Adam Smith sektor agriculture (pertanian) lebih produktif dari pada sektor pengolahan (pabrik), sebab pertanian mempunyai dua aset dalam terjadinya proses produksi yaitu tanah dan tenaga kerja, sementara pengolahan (pabrik) hanya mempunyai satu aset yaitu tenaga kerja.

Berawal dari berkurangnya kesuburan tanah dan produktivitas pertanian di masa mendatang, maka kemudian muncul suatu cabang ekonomi yang bernama Ekonomi Pertanian yang mulai dikenal/muncul pada tahun 1920-an.Manajemen pertanian pada saat itu yang masih bersifat tradisional membantu para petani mendapatkan keuntungan yang memuaskan dari tanah yang mereka usahakan.Tanah yang digunakan untuk pertanian tidaklah selalu tetap dalam waktu yang lama.Intervensi dari manusia terutama kreasi dan pengambilalihan lahan hutan alam, membantu meningkatkan ketersediaan tanah pertanian, sementara erosi, banjir dan perubahan tanah pertanian ke bentuk lain akan mengurangi jumlah luasan tanah pertanian.Kualitas dan produktivitas tanah sebagian besar dipengaruhi oleh penggunaan praktek manajemen yang tertata dan penggunaan bahan-bahan kimia seperti pestisida dan insektisida.Hal ini mempunyai pengaruh dalam cara bentuk berproduksi dalam kegiatan (bidang) pertanian.

Ekonomi tanah dapat dianggap sebagai pecahan dari Agricultural Economics dengan tekanan pada faktor tanah dan manajemen pengelolaan tanah.Richard T Ely, seorang figur pendiri ekonomi tanah dalam abad 19 membicarakan tentang sumber daya tanah pada seminar Landed Property pada Universitas Wisconsin.Penelitian awal pada bdang ini difokuskan pada bagaimana melakukan hal yang terbaik pada tanah yang tidak terpakai menjadi tanah pertanian yang berproduksi.Dalam kedaan yang berlimpah tanah pertanian, kepentingan dari bidang studi ini mengalami perubahan kepada kepentingan secara luas pada berbagai situasi tentang tanah terutama penggunaa

1 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. First of all I would like to say great blog!
    I had a quick question in which I’d like to ask if you do not mind.
    I was curious to find out how you center yourself
    and clear your thoughts before writing. I’ve had
    a tough time clearing my mind in getting my ideas out. I do take pleasure in
    writing however it just seems like the first 10 to
    15 minutes are usually lost just trying to figure out how
    to begin. Any recommendations or hints? Kudos!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: