dengan menjadi Vegetarian, kita Selamatkan Dunia dan Tubuh

9 Februari 2009 pukul 1:47 PM | Ditulis dalam Kesehatan | 6 Komentar
Tag: , , ,

Menjadi vegetarian adalah solusi yang paling mudah, murah, serta beradab untuk menyelamatkan bumi dari kerusakan lingkungan, pemanasan global, serta dan demi kesehatan tubuh. Hal tersulit bagi para vegetarian adalah mengenyahkan sugesti bahwa makan daging itu perlu.

Sugesti paling kuat yang telanjur menancap di benak masyarakat adalah bahwa tubuh akan lemas kalau tidak menyantap daging. Ini seakan mengingkari fakta bahwa daginglah penyebab banyak penyakit yang menurunkan kesehatan tubuh. Padahal sudah sangat banyak paparan dari organisasi resmi seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dan paparan dari ahli medis yang intinya menjelaskan bahaya makan daging.

Tentu saja, kalau orang tiba-tiba bervegetarian, tubuhnya terasa kurang bertenaga, aneh, dan otak seperti kurang bisa berpikir. Tapi, keadaan ini kan seperti perokok yang merasa aneh kalau mendadak berhenti merokok. Artinya adalah, itu hanya sugesti. Dengan kata lain, meski daging tidak dikategorikan sebagai bahan aditif yang berbahaya, namun efek psikologis (membuat ketagihan) sudah nyata terpapar. Sayangnya, kondisi ini seakan dianggap angin lalu, Karena informasi seputar berbahayanya daging ini tak sampai ke masyarakat

Informasi seputar vegetarian masih diterima secara sepenggal-sepenggal, belum secara sistem. Vegetarian hanya dianggap gaya hidup demi kesehatan atau ajaran agama tertentu. Padahal lebih dari itu, pemanasan global, kerusakan lingkungan, hingga kepunahan hewan, banyak berpangkal dari daging, termasuk ikan. Terkait pemanasan global misalnya, tercermin dari borosnya energi untuk menghasilkan sepotong daging.

Mitos bahwa bervegetarian membuat orang bodoh, juga tidak benar. Banyak orang penting yang mengubah dunia dan mereka vegetarian, misalnya Albert Einstein, Socrates, Plato, Leonardo da Vinci, Charles Darwin, hingga RA Kartini.

Iklan

6 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Justru jika semua orang di dunia vegetarian, ekosistem bakal kacau…

    Manusia ga makan daging lagi, populasi hewan meningkat…. ga ada penyeimbang..

    Kalau makan daging menyebabkan penyakit.. memang benar.. tetapi sebagian..
    Seperti halnya ada tumbuhan beracun, daging pun juga ada yang berbahaya… ada yang tidak.

    Masalah selektif atau idak itu aja.
    Vegetarian mah bukan solusi.. Solusi adalah menghemat energi.. dan mencari sumber energi terbarukan..

    jika mau vegetarian, silakan..
    Makan daging juga silakan..

    yang terpenting adalah yang dimakan tidak berbahaya dan substansinya tidak berlebihan.

  2. wah… kita kan hanya makan bayam dan sayuran (bukan makan Hutan)… jadi g bakalan ada ekosistem yang bakal kacau..

    iya kan????
    gmn?

  3. Sebenarnya vegetarian merupakan pola makan yang alami, bahasa sederhana pola makan palawijaya, sayur,buah dan kacang-kacangan, justru merupakan pola makan bangsa kita sejak dulu, contohnya makan lalapan, gado-gado, sayur pecel, kenyataannya banyak penduduk yang tinggal di pedesaan memiliki memiliki usia yang panjang, sehat dan jarang sakit. Vegetarian adalah pola makan yang ramah lingkungan. Populasi hewan tidak mungkin berlebihan, karena sudah ada ekosistem yang bekerja secara alami, justru karena ulah manusia karena nafsu keinginan untuk menikmati daging dan mencari keuntungan, maka mengembangkan biakkan hewan secara berlebihan, merusak hutan, mencemari lingkungan, kotoran hewan yang lebih dari 20 milyar, mengandung amoniak yang merusak lapisan ozon dan meningkatkan panas di bumi yang kita cintai ini, daging sekarang dikembangkan dengan obat perangsang pertumbuhan yang bila masuk ke dalam tubuh kita sangat berbahaya, padahal yang kita dapat dari sepotong daging hanya protein saja, yg bisa kita peroleh dari sepotong tahu&tempe, mari bervegetarian, jangan sampai kita menikmati masa tua kita dengan tubuh penuh dengan penyakit, walaupun uang berlimpah apa gunanya.

  4. saya seorang vegetarian dan saya suka itu…. dulu banyak penyakit yang ada dalam tubuh gw karena gw keseringan mengkonsumsi daging. setelah dapat masukan dari temen temen gw “mending lw vegetarian aja…” akhirnya gw vegetarian ya alhamdullilah gw dah mulai sembuh… ternyata eh ternyata vegetarian juga dapat menyelamatkan bumi…. oh gitu to….

    begitu serakah nya manusia sampai2 ikan hiu pun dibunuh hanya untuk diambil siripnya sajah untuk makan….
    ular, biawak, tokek.. duh apa ngga ada makanan laen ajah…

    kata siapa vegetarian populasi hewan meningkat??? gubrak… kalo hewan yah ada seleksi alam lah…. adanya rantai makanan.. kehidupan alam udah ada yang ngatur kok.. cuman kitanya aja yang susah diatur….

  5. energi kesakitan hewan akan t’simpan di daging, shg akan mengakibatkan qt mjd buas spt hewan karnivora.

    Mari mjd vegetarian

  6. Ekosistem apaan yg bakalan kacau?
    Awalnya Tuhan menciptakan dunia, apa begini?
    Setiap makhluk ada pemangsanya sendiri2.Ataupun diberikan umur hidup yg tidak panjang, serta juga perkembangbiakan yg lama.

    Contoh: Semut, krn kecil dan mudah terinjak dan mati-semut diberi kemampuan untuk memberikan ratusan keturunan dalam sekali kelahiran.Agar masih ada yg dapat bertahan hidup dan meneruskan keturunan.
    Sedangkan gajah,hanya mempunyai 1 anak dalam sekali kelahiran.

    Semua di dunia ini kalau tidak di rusak oleh manusia sendiri juga ga bakalan jadi kacau,bung…
    Klo hewan2 tidak di ternakkan-TIDAK DI PAKSA LAHIR – dan DIPAKSA MATI,apa bakalan populasi hewan meningkat?Apa mgk hewan2 tsb jd membludak dan memenuhi bumi?

    Saya tanya sekali lagi pada saudara,ekosistem yg mana yg akan menjadi kacau?

    Jika Anda bilang “Vegetarian mah bukan solusi.. Solusi adalah menghemat energi”, berarti Anda sangat buta akan pengetahuan modern.
    Bahkan DEWAN PBB saja sudah mengumumkan bahwa VEGETARIAN ADALAH CARA TERBAIK JIKA ANDA MAU MENYELAMATKAN BUMI!

    Daging:
    Apa untuk menghasilkan daging tidak butuh lahan?
    Lahan apa tidak perlu dibabat?
    Pembabatan apa tidak perlu energi?Apa tidak merusak alam?
    Lahan apa tidak perlu dibangun?
    Membangun sesuatu apa tidak perlu energi?Apa sama sekali tidak menggunakan listrik,dll?
    Truk yang mengangkat material bahan bangunan apa tidak perlu bahan bakar?Apa itu lagi2 bukan energi?
    Membawa hewan2 ke rumah jagal, apa tidak butuh bahan bakar?
    Setelah hewan mati, apa tidak perlu disimpan di cool storage?
    Lalu dikirimkan ke pasar,pabrik pengolahan,swalayan,mengirimnya apa ga pake bahan bakar lagi?Apa Anda mengira ini semua tidak menghabiskan energi yg banyak sekali?
    Butuh waktu berapa lama untuk membesarkan seekor hewan agar Anda dapat membeli sekilo daging?
    Berapa bnyk makanan yg harus mereka konsumsi?
    Berapa besar lahan hijau yg terpakai baik untuk menernakkan hewan maupun untuk mempersiapkan makanan untuk ternaknya?
    Berapa banyak gas metana yg dihasilkan ternak dlm setahun?Info:Gas metana 72x lebih berbahaya drpd C02.

    Bandingkan saja sendiri dengan sayuran.
    Saya anjurkan saudara2 yg mau komen, lebih baik buka dulu wawasannya.Biar pikirannya uda ter-up to date ,uda pinter and bijaksana dulu baru deh komen..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: