Floor Time Bikin Otak Anak anda Makin Cerdas

5 Februari 2009 pukul 11:57 AM | Ditulis dalam Kesehatan | 1 Komentar

Untuk menstimulasi otak anak pada usia golden age (0-3 tahun) dapat dilakukan dengan konsep floor time. Dalam konsep itu, orang tua dan anak menghabiskan waktu bersama untuk berinteraksi dan bermain sehingga terjadi komunikasi dua arah antara ortu dan anak. Tujuannya merangsang ekspresi dan gagasan serta cara berpikir logis.

“Waktu yang diperlukan untuk aktivitas floor time cukup 20-30 menit,” tutur Dr Soedjatmiko, spesialis anak konsultan tumbuh kembang-pediatri sosial dalam seminar dalam roadshow seminar “Memaksimalkan Kecerdasan Anak dengan Floor Time” di Balai Kartini, Jakarta, Sabtu (24/1).

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam floor time, menurut Soedjatmiko, yakni mengikuti arah anak Anda dan membangun minat dan opini-opininya. “Yang jelas, kemampuan orang tua untuk menjadi teman dan membangun respon dari anak sehingga akan membuat komunikasi menjadi interaktif,” ujarnya.

Selain itu, ditambahkan Soedjatmiko, orang tua perlu menciptakan suatu lingkungan permainan yang sesuai. “Anda dan anak dapat menggunakan mainan secara bersama-sama untuk mengikuti minat alaminya. Usahakan menjadi penyambung dari mainan anak Anda, ketika bermain boneka katak, Anda dapat berbicara menyerupai katak, dsb” tuturnya.

Dalam floor time, Anda juga dapat membantu anak menciptakan drama baru, boneka dan tokoh-tokoh laga yang memudahkan mereka mengeksplorasi beberapa situasi dan perasaan nyata secara imajinatif. “Hindari bergantung pada papan permainan dan teka-teki selama floor time. Meski bermanfaat, mainan seperti itu cenderung menciptakan interaksi yang terstruktur daripada interaksi yang kreatif dan spontan seperti yang diharapkan,” tuturnya.

Ditambahkannya, saat Anda berpartisipasi dalam floor time, cobalah untuk mengembangkan cakupan dan lama interaksi yang sarat permainan. Yang paling penting dalam floor time orangtua mengikuti kemauan anak dalam berinteraki dan menyesuailannya dengan umur perkembangan anak. Orangtua dapat menarik perhatian melalui berbagai indera demi kesenangan bersama. Yang paling utama berinteraksi, bukan menghibur.

“Di floor time anak dirangsang untuk merespon secara spontan, sehingga dapat merangsang kreativitasnya.” jelas Soedjatmiko.

MYS
sumber http://www.kompas.com

1 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. saya tertarik dengan teknik floor time bagaimana saya bisa mendalami dan mempelajarinya
    tolong kasih alamat pakar pakar di bidang floor time


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: