suroso hadapi mantan klub

31 Januari 2009 pukul 4:56 AM | Ditulis dalam Aremania | Tinggalkan komentar

Salah satu pemain kunci saat Arema menjamu Persik Kediri di Stadion Kanjuruhan 2 Februari besok adalah Suroso. Stopper yang juga merangkap vice captain Arema tersebut akan menjadi pilar utama di lini pertahanan Arema. Kepiawaian Suroso mengeksekusi tendangan bebas juga menjadi kartu truf bagi pelatih Arema, Gusnul Yakin, untuk meraih tiga poin dari Persik Kediri.

Selama putaran pertama Indonesia Super League (ISL) 08/09, Suroso adalah kapten tim Arema. Posisi kapten diberikan kepada Suroso setelah Alexander Pulalo harus beristirahat selama putaran pertama akibat cedera lutut kanan. Emile Bertrand Mbamba yang dipercaya sebagai kapten menggantikan Alex malah dikenai sanksi dari Komisi Displin (Komdis) PSSI.

Apabila Alexander Pulalo yang sudah sembuh dari cedera bisa dimainkan saat menghadapi Persik, maka ban kapten Arema akan menjadi miliki pemain asal Papua tersebut. Meski demikian, Suroso tidak mempersoalkan siapa yang nantinya menjadi kapten Arema. Bagi Cak Os -sapaan akrabnya- yang terpenting Arema bisa meraih tiga poin, termasuk menghadapi Persik Kediri.

Melawan Persik menjadi spesial bagi Suroso karena pemain kelahiran 24 April 1981 tersebut adalah mantan pemain Macan Putih. Di tahun 2004, Suroso juga turut membawa Persik meraih gelar juara Liga Indonesia untuk pertama kalinya. Hebatnya lagi, prestasi tersebut diraih Suroso dkk ketika berstatus sebagai tim promosi.

Tapi sebagai pemain Arema, loyalitas dan profesionalisme Suroso tidak perlu diragukan lagi. Pemain yang juga pernah merumput bersam Deltras Sidoarjo itu berupaya memutus rekor tidak pernah menang atas Persik. Syaratnya, seluruh pemain Arema harus bekerja keras pada laga di Stadion Kanjuruhan, Senin (2/2).

“Insya Allah, rekor buruk setiap lawan Persik dapat terhenti, 2 Februari nanti. Peluang itu semakin terbuka ketika Arema main di kandang sendiri dan dipastikan mendapat dukungan penuh Aremania. Syaratnya, kemenangan itu tercapai dengan kerja keras seluruh pihak yang ada di Arema, terutama pemain harus kompak hadapi mereka,” ujar Suroso seperti dilansir dari harian Malang Post.

Suroso menambahkan, meski sempat ditimpa krisis finansial dan hengkangnya sejumlah pemain pilar, Persik Kediri tetaplah tim kuat yang patut diperhitungkan, “Saya harus konsentrasi penuh menghadapi mereka (Persik), dan itu dilakukan oleh seluruh pemain Arema. Kami harus tampil kompak, penuh kerjasama dan jangan sampai anggap remeh Persik, meski beberapa pemain mereka hengkang, seperti Danielo Fernando. Namun, mereka tetap tim kuat,”

Menghadapi Arema, Persik Kediri tidak diperkuat striker tajam yang menjadi top skor sementara Superliga, Cristian Gonzales. Pemain asal Uruguay itu resmi bergabung dengan Persib Bandung dengan status pinjaman. Persik juga tidak diperkuat Saktiawan Sinaga karena akumulasi kartu. Lini depan Persik akan mengandalkan striker senior Indrianto Nugroho dan striker muda Yongky Ariwibowo. (mps/Ongisnade/Zul)

foto: Suroso, bertekad memberi kemenangan bagi Arema saat menghadapi mantan klubnya, Persik Kediri. (Ongsiande/Adi Kusumajaya)

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: