langkah efektif membaca Al-Qur’an
25 Mei 2009 at 1:32 PM | In Cara menghapal Al-Qur'an | 1 CommentTags: cara menghafal Al-Qur'an
Sesuatu yang paling berhak dihafal adalah Al Qur’an, karena Al Qur’an adalah Firman Allah, pedoman hidup umat Islam, sumber dari segala sumber hukum, dan bacaan yang paling sering dulang-ulang oleh manusia. Oleh Karenanya, seorang penuntut ilmu hendaknya meletakan hafalan Al Qur’an sebagai prioritas utamanya. Berkata Imam Nawawi : “ Hal Pertama ( yang harus diperhatikan oleh seorang penuntut ilmu ) adalah menghafal Al Quran, karena dia adalah ilmu yang terpenting, bahkan para ulama salaf tidak akan mengajarkan hadits dan fiqh kecuali bagi siapa yang telah hafal Al Quran. Kalau sudah hafal Al Quran jangan sekali- kali menyibukan diri dengan hadits dan fikih atau materi lainnya, karena akan menyebabkan hilangnya sebagian atau bahkan seluruh hafalan Al Quran. “()
Continue reading langkah efektif membaca Al-Qur’an…
cara praktis menghafal Al-Qur’an
25 Mei 2009 at 1:16 PM | In Cara menghapal Al-Qur'an | Leave a CommentTags: cara menghafal Al-Qur'an
Segala puji Bagi Allah Rabb semesta alam, shalawat dan salam semoga terlimpahkan kepada Nabi kita Muhammad r. Dalam tulisan ini akan kami kemukakan cara termudah untuk menghafalkan al quran. Keistimewaan teori ini adalah kuatnya hafalan yang akan diperoleh seseorang disertai cepatnya waktu yang ditempuh untuk mengkhatamkan al-Quran. Teori ini sangat mudah untuk di praktekan dan insya Allah akan sangat membantu bagi siapa saja yang ingin menghafalnya. Disini akan kami bawakan contoh praktis dalam mempraktekannya:
Continue reading cara praktis menghafal Al-Qur’an…
metode menghafal Al-Qur’an
25 Mei 2009 at 1:10 PM | In Cara menghapal Al-Qur'an | Leave a CommentTags: cara menghafal Al-Qur'an
Dalam menghapalkan Al-Qur’an, maka manusia saling berbeda kemampuannya. Ada yang mampu menghapal satu halaman (mungkin yang diinginkan oleh Syaikh adalah dalam satu hari-pent), ada yang mampu satu lembar, dan ada yang mampu hanya setengah halaman atau kurang. Maka ini tergantung pada kemampuannya.
Dan termasuk perkara yang membantu dalam menghapalkan Al-Qur’an adalah dengan mengulang-ngulang serta meneliti hapalannya itu. Begitu juga dengan cara shalat malam dengan membaca hapalannya tadi jika dia mampu untuk bangun malam. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:
“Sesungguhnya bangun di waktu malam adalah lebih tepat (untuk khusyuk) dan bacaan di waktu itu lebih berkesan.” (Al-Muzammil: 6)
“Dan pada sebahagian malam hari shalat tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu.” (Al-Isra: 79)
Cara lainnya adalah engkau mengambil bacaanmu dari para masyaikh (guru-pent) dan menghapalkan di hadapan mereka. Apabila engkau tidak menemuinya, maka aku nasehatkan kepadamu untuk mencocokkan bacaanmu dengan kaset-kaset para qari’ (pembaca Al-Qur’an) yang ahli dan membaca Al-Quran dengan metode yang benar. Tidak dengan qari’ yang berlebih-lebihan dalam membaca. Bahkan hendaknya engkau mencontoh bacaan qari yang mu’tadil dan mutawasith (yang membaca dengan baik, tidak berlebih-lebihan).
Adapun hadits, menghapalkannya akan lebih mudah apabila dilakukan tanpa sanad. Maka mungkin saja engkau menghapalkan satu hadits dalam satu, dua atau tiga hari, kemudian mengamalkan hadits tersebut. Ini akan membantu sehingga hapalan hadits tersebut kokoh. Kemudian bermudzakarah (setor hapalan) kepada saudaramu serta banyak mengulang.
sumber : wiramandiri
Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.
